Mastering Lagu

Pada dasarnya mastering lagu dilakukan dengan metode tenang, loh mengapa demikian karena dalam mengemas lagu dengan sebaik-baiknya dan kondisi tenang maka akan menghasilkan sound yang balance dan tidak pecah atau bisa jernih.
Supaya hasil mastering kita ok maka sebaiknya pada saat tracking sebisa mungkin mendapat hasil yang maksimal jangan sesekali mengandalkan "gampang nanti bisa di edit" itu salah besar justru yang sangat penting pada saat tracking awal, diusahakan mendapatkan yang semaksimal mungkin dan memberi ruang untuk nanti proses mastering maksudnya diusahakan frekuensi dibawah 0 db .

Kalau saya sendiri waktu dulu memakai program Nuendo untuk proses tracking tetapi sekarang saya memaki Cubase mengapa saya memakai Cubase karena di Cubase terdapat plugin yang bisa mengatur pitch Vocal dan sebagainya sehingga lebih mudah mengaturnya di situ ketimbang di proses memakai Melodyne.
Setelah selesai proses tracking kemudian simpan file dengan format Wave dan untuk mastering saya memakai Wavelab karena mungkin wavelab lebih mudah di jalankan (soalnya pertama belajar pake wavelab he...)
awalnya saya bingung dan selalu gagal mengapa hasil mastering selalu mendem, ternyata setelah browsing di om google ada beberapa plugin yang ditambahkan ke Wavelab yaitu TLs Pocket limiter dan PSP Vintage Meter.
Nah gambar diatas adalah contoh projek saya yang sedang mastering lagu.(biar jelas klik aja gambarnya).lingkar pertama masukan plugin TLs Pocket limiter dan kedua PSP Vintage Meter kemudian lingkar kedua yang dibawah nah itukan masih kosong isikan Ditheringnya seperti gambar dibawah :

Sekarang play dan lihat seperti gambar pertama diatas bahwa frekuensi suara sangat kecil tidak mencapai 0 db.Disinilah fungsi plugin itu bekerja untuk menaikan suara mencapai 0 db tetapi tidak melebihinya supaya suara tidak pecah.
Untuk menaikan gain silahkan tambah gain di TLs Pocket limiter sampai menemukan gain yang diinginkan dan jangan sampai jarum bergerak.Kedua lihat PSP Vintage Meter jangan sampai melebihi angka 0.(tetapi sebelumnya kita seting dulu PSP Vintage Meter dengan mgnklik tulisan PSP Vintage Meter dan akan muncul seperti dibawah

Atur Ovu refer level ke -6,0 dbFS.Setelah mendapatkan sound yang diinginkan tekan tombol Render dan simpanlah file ke dalam format MP3, jikalau suara atau gain masih kurang besar saya menggunakan MP3 gain untuk menaikan gain.
Selamat mencoba mudah-mudahan bisa bermanfaat dengan pengalaman saya diatas dan hasil dari mastering di atas menurut saya sudah cukup bagus untuk level saya yang tidak memakai hardware plugin atau mixer beneran..he...he....


Untuk lihat hasilnya bisa lihat di hasil yang sudah saya buat dan bisa dilihat dibah ini :



Hardware yang saya pakai :
1. Gitar listrik (custom)
2. Laptop Intel Pentium 4
3. Headphone
4.Condensor mic Samson C01
5,Xenyx  usb
6.Behringer UCA 222
7.Efek Zoom 707

Saftware Yang dipakai :
1. Nuendo 4 (Penggunaaan sama dengan Cubase)
2. FL 10
3. Melodyne (hi....)
4. Wavelab 6

 Mudah-mudahan bermanfaat.

22 komentar:

  1. mantep mas ,
    boleh share ymnya nggk biar kita bisa sharing . .
    salam kenal :)

    BalasHapus
  2. plugin apa aja yang harus dimasukin sa'at mastering ( wavelabe )untuk dapat hasil yang sempurna...?

    BalasHapus
  3. bagai mana cara melakukan pening kiri kanan untuk gitar...?

    BalasHapus
  4. Seperti postingan diatas yang sudah dijelaskan bahwa memakai 2 plugin sudah cukup yaitu TLs Pocket dan PSP Vintage Meter dua-duanya sebagai limiter suara biar tidak melebihi 0 db walaupun gain di besarkan.Hasilnya suara bisa lebih keluar atau keras tetapi tidak pecah bila mahir dalam memainkan Equalizer maka hasilnyapun akan lebih sempurna,Untuk melakukan paning gitar saya lakukan di cubase atau nuendo disitu kita bisa bereksplorasi paning kiri dan kanan.Kalau sempat saya akan posting hal itu biar sama-sama belajar karena sayapun masih terus belajar. :-)

    BalasHapus
  5. kalo boleh nambah akan lebih manteb lagi kalo 2 plugin diatas ditambah juga dengan PSP vintage warmer jg. suara jd kaya brooo........selamat mencoba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yups masukan yang sangat bermanfaat sekali, thanks bro.

      Hapus
  6. panning kiri dan kanan dilakukan dengan menduplikasi track gitar nya bro 1 panning ke kiri dan satunya panning ke kanan (clear????) semuanya tergantung dari DAW masing masing

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yups betul sekali, biasanya itu yang ane lakuin untuk ngedapetin efek yang asik.Track pertama outputnya kiri dan track 2 outputnya kanan terus setting panning center atau beri nilai sedikit 0,7 saja.Rasakan hasilnya suara seperti nendang kiri kanan.(untuk rytem atau acoustik).

      Hapus
  7. wew kok artikel ini sama percis dengan Artikel Mr. Indra Q yudho ya, yang dia share di forum musiktek..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup boleh dibilang sama persis karena saya selalu mendapat banyak ilmu dari situ dan saya praktekan kemudian share kembali, tapi bukan copas loh.Nah hasilnya ya seperti yang diatas.Tetapi ternyata ada kekurangannya setelah melakukan banyak eksperimen.

      Hapus
  8. youtube dendam by studio 22.....mungkin bisa menjadi inspirasi anda dalam berkarya thx

    BalasHapus
  9. kak boleh minta software nuendo 4 dan wavelab 6 nya gak? kirim ke email ana ya... rayyan.hardiansyah@ymail.com

    BalasHapus
  10. maaf cuma kritik, vocalnya masi kasar banget gan. terus room drum nyaa kecilin dikit :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup bnear sekali drum harus aga turun sedikit, kalau vokal sepertinya ga bisa halus soalnya pada saat record lagu diatas masih pakai mic headphone :-).(First record)

      Hapus
  11. mas saya udh beli wavelab 6 tpi kok gk ad effect psp vintage meter dan tls pocket limiternya. nah itu bagaimana cara untuk ngadainnya mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu plugin terpisah jadi ga ada bawaanya di Wavelab 6, harus download di google .
      Nanti saya akan posting tutor supaya hasil rekaman keluar menggunakan Limiter Oxford di Wavelab.

      Hapus
    2. saya ada tls tapi disetup ngk bisa bisa kenapa ya

      Hapus
    3. Mungkin broken... download lagi saja.

      Hapus
  12. kualiatas soundmya keren mas. jadi mau belajar

    BalasHapus
  13. Selain TLS dan PSP Vintage meter mungkin ada lagi VST yg bisa menyempurnakan hasil akhir ya mas? Soalnya kalau cuma Ngandalan kedua VST itu sepertinya hasil akhir nya kurang nendang, dan kalau di paksa di naikin db nya hampir, dan kedengarannya di kuping gak enak.

    BalasHapus

Terimakasih Atas kunjungannya dan jangan lupa mampir lagi